MEDIA JAMBI – Pelaksanaan Pemilihan Bupati di dua kabupaten, yaitu Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) 21 Oktober dan Kabupaten Batanghari, 23 Oktober lalu, berlangsung lancar dan aman. Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus melihat langsung Pilkada di Tanjabar dan Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar di Batanghari.
Gubernur mengharapkan kedewasaan politik dari semua pihak baik masyarakat maupun penyelenggara termasuk juga para kandidat. Gubernur menilai Pilbub berlangsung aman dan tenang. Dia minta agar panitia penyelenggara dapat melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga masing-masing kandidat tidak ada yang merasa dirugikan.
Kepada pasangan yang menang, untuk dapat merangkul pasangan yang kalah, bila perlu jika telah ditetapkan pemenangnya oleh KPUD, para kandidat dapat saling mendatangi dan menelpon untuk memberikan ucapan selamat dan dukungan. “Saling menerima itu yang kita harapkan”, ujar HBA.
Siapa yang menang nantinya itulah yang kita dukung. “Setelah selesai proses pemungutan suara, selesai pula semua permasalahan politik. Kita harus saling memaafkan, dan menerima hasil pilkada,” tegasnya.
Selanjutnya, untuk prioritas pembangunan, para bupati harus mengacu pada RPJM nasional dan RPJMD provinsi, dan tidak boleh bertentangan. Agar terjadi sinkronisasi antara program dan kegiatan yang disusun oleh pemerintah kabupaten/kota dengan program dan kegiatan yang disusun Pemprov Jambi dan pemerintah pusat. “Sehingga dapat meningkatkan akselerasi/percepatan pelaksanaan pembangunan di seluruh wilayah Jambi khususnya dan nasional umumnya,” tegasnya.
Pemilu Kada Kabupaten Tanjung Jabung Barat diikuti oleh dua pasang calon, yakni Syafrial – Yamin (SbY) dengan nomor urut 1 didukung partai PDIP, Demokrat, dan Hanura dan delapan partai non parlemen. Pasangan nomor urut 2 Usman Ermulan – Katamso (Utama) diusung partai Gerindra, PKPB, PAN, PBB, PDK.
Jumlah mata Pilih di Tanjabar sebanyak 195.480 orang yang tersebar di 13 Kecamatan. Kecamatan Tungkal Ulu ada 9.149 mata pilih, Batang Asam 14.634, Tebing Tinggi 23.500, Merlung 10.778, Muara Papalik 7.741, Renah Mendaluh 8.055, Pengabuan 16.559, Senyerang 16.262, Betara 15.788, Kuala Betara 7.768, Tungkal Ilir 48.312, Bram Itam 10.668, dan Kecamatan Seberang Kota 6.266 mata pilih, yang akan memberikan suaranya melalui 602 TPS.
Batanghari
Pilkada di Batanghari diikuti lima pasangan calon, yaitu Syahirsah-Erpan yang diusung Golkar, PKS, PBR HA Fattah-Sinwan diusung Partai Demokrat, PKPB, Hanura dan 12 parpol non parlemen. Hamdi Rachman-Juhartono maju menumpangi perahu PKB, PPP, Gerindra, PDK, lalu pasangan H.Fathuddin Abdi–Kemas Ismail Azim maju melalui jalur perseorangan. Pasangan H Ardian Faisal-H Apani diusung PDIP dan PAN.
Jumlah mata pilih sebanyak 172.510 orang di 500 TPS, yang tersebar di delapan Kecamatan, dalam 13 Kelurahan dan 100 Desa. Mata pilih di Kecamatan Muaro Sebo Ulu 20.407 pemilih, Kecamatan Mersam, 19.266 pemilih, Kecamatan Batin XXIV 19.094 pemilih, Kecamatan Muara Tembesi 19.399 pemilih, Kecamatan Muara Bulian 38.496 pemilih, Kecamatan Bajubang, 25.103 pemilih, Kecamatan Muaro Sebo Ilir 9.334 pemilih, dan Kecamatan Pemayung dengan ibu kota Jambatan Mas, jumlah mata pilihnya ada 21.411.(adv)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar