Minggu, 24 Oktober 2010

Masyarakat Belajasumba Diajak Bangun Daerah

MEDIAJAMBI — Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus mengajak masyarakat Bengkulu Lampung, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung (Belajasumba) bahu membahu, menyatukan sikap, menyatukan hati bersama-sama membangun lima provinsi di Sumatera Bagian Selatan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Halal Bi Halal masyarakat Sumbagsel di di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 23 Oktober lalu.
Acara yang mengusung tema “Dengan Halal bi Halal Kita Tingkatkan Solidaritas Masyarakat Sumatera Bagian Selatan dalam Rangka Akselerasi Pembangunan Wilayah Belajasumba” itu berlangsung meriah. HBA, dalam pertemuan itu mengingatkan tentang perjalanan sejarah Tentara Pelajar (TP) Sriwijaya, salah satu organisasi yang memotori terselenggaranya halal bi halal tersebut.
TP Sriwijaya, dulu ikut berjuang mengusir penjajah dari bumi Nusantara, terutama di daerah Sumbagsel dilandasi rasa persatuan dan kebersamaan. Pasca kemerdekaan, TP Sriwijaya diubah menjadi Tenaga Pembangunan. Jiwa persatuan dan kebersamaan masa Tentara Pelajar itu sangat penting untuk dipupuk kembali. Karena sekarang ini bukan lagi masa merebut kemerdekaan, namun mengisi kemerdekaan, maka semangat persatuan dan kebersamaan ditujukan untuk pembangunan, untuk membangun Belajasumba.
HBA juga meminta tokoh-tokoh masyarakat Belajasumba yang berdomisili di Jabodetabek mengingat daerahnya masing-masing dan mendukung program pembangunan daerahnya. HBA bahkan mengatakan bahwa dalam Hadis Nabi pun dinyatakan agar orang-orang mengingat dan peduli terhadap daerahnya.
“Saya mengimbau masyarakat Belajasumba di Jabodetabek yang kondisi ekonomi dan keuangannya relatif baik, supaya memberikan sebagian dari kekayaannya membantu masyarakat miskin di daerahnya masing-masing, bahkan kalau bisa membantu masyarakat di Belajasumba,” imbau Gubernur.
Gubernur Jambi mengucapkan selamat dan terimakasih kepada pengurus Belajasumba atas terselenggaranya halal bi halal. Sebagai langkah penting menyatukan kelima provinsi. Kesatuan dan keterpaduan masyarakat kelima provinsi itu sangat diharapkan untuk meyejahterakan masyarakat Belajasumba.
HBA merupakan perwakilan gubernur Belajasumba yang memberikan sambutan dalam halal bi halal tersebut. Ada dua orang gubernur dari lima provinsi Belajasumba yang hadir dalam acara itu, HBA dan Gubernur Sumatera Selatan, Ir. Alex Noerdin, MBA.
Aburizal Bakrie, tokoh masyarakat Belajasumba, mengungkapkan agar seluruh masyarakat Belajasumba bisa mengatasi ego yang bersifat negatif, karena itu bisa menjadi penghalang dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya, ia menekankan agar ego diarahkan untuk hal positif.
Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat RI dan yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga menyampaikan agar jangan sampai ada sekat-sekat dalam masyarakat Belajasumba, namun hendaknya bersama-sama, bahu-membahu memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang ada, berperan aktif dalam pembangunan Belajasumba, agar masyarakat Belajasumba semakin lama semakin sejahtera. Halal bi halal dimeriahkan penampilan alat musik tradisional dari Bengkulu, dol, Tari Zara Zapin dari Jambi, Tari Zapin Rebana dari Bangka Belitung, Tari Gending Sriwijaya dari Sumatera Selatan, dan Pagelaran Busana (Zainal Songket) dari Palembang.(adv)

Gubernur : “Dewasalah Berpolitik”

MEDIA JAMBI – Pelaksanaan Pemilihan Bupati di dua kabupaten, yaitu Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) 21 Oktober dan Kabupaten Batanghari, 23 Oktober lalu, berlangsung lancar dan aman. Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus melihat langsung Pilkada di Tanjabar dan Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar di Batanghari.
Gubernur mengharapkan kedewasaan politik dari semua pihak baik masyarakat maupun penyelenggara termasuk juga para kandidat. Gubernur menilai Pilbub berlangsung aman dan tenang. Dia minta agar panitia penyelenggara dapat melaksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga masing-masing kandidat tidak ada yang merasa dirugikan.
Kepada pasangan yang menang, untuk dapat merangkul pasangan yang kalah, bila perlu jika telah ditetapkan pemenangnya oleh KPUD, para kandidat dapat saling mendatangi dan menelpon untuk memberikan ucapan selamat dan dukungan. “Saling menerima itu yang kita harapkan”, ujar HBA.
Siapa yang menang nantinya itulah yang kita dukung. “Setelah selesai proses pemungutan suara, selesai pula semua permasalahan politik. Kita harus saling memaafkan, dan menerima hasil pilkada,” tegasnya.
Selanjutnya, untuk prioritas pembangunan, para bupati harus mengacu pada RPJM nasional dan RPJMD provinsi, dan tidak boleh bertentangan. Agar terjadi sinkronisasi antara program dan kegiatan yang disusun oleh pemerintah kabupaten/kota dengan program dan kegiatan yang disusun Pemprov Jambi dan pemerintah pusat. “Sehingga dapat meningkatkan akselerasi/percepatan pelaksanaan pembangunan di seluruh wilayah Jambi khususnya dan nasional umumnya,” tegasnya.
Pemilu Kada Kabupaten Tanjung Jabung Barat diikuti oleh dua pasang calon, yakni Syafrial – Yamin (SbY) dengan nomor urut 1 didukung partai PDIP, Demokrat, dan Hanura dan delapan partai non parlemen. Pasangan nomor urut 2 Usman Ermulan – Katamso (Utama) diusung partai Gerindra, PKPB, PAN, PBB, PDK.
Jumlah mata Pilih di Tanjabar sebanyak 195.480 orang yang tersebar di 13 Kecamatan. Kecamatan Tungkal Ulu ada 9.149 mata pilih, Batang Asam 14.634, Tebing Tinggi 23.500, Merlung 10.778, Muara Papalik 7.741, Renah Mendaluh 8.055, Pengabuan 16.559, Senyerang 16.262, Betara 15.788, Kuala Betara 7.768, Tungkal Ilir 48.312, Bram Itam 10.668, dan Kecamatan Seberang Kota 6.266 mata pilih, yang akan memberikan suaranya melalui 602 TPS.

Batanghari
Pilkada di Batanghari diikuti lima pasangan calon, yaitu Syahirsah-Erpan yang diusung Golkar, PKS, PBR HA Fattah-Sinwan diusung Partai Demokrat, PKPB, Hanura dan 12 parpol non parlemen. Hamdi Rachman-Juhartono maju menumpangi perahu PKB, PPP, Gerindra, PDK, lalu pasangan H.Fathuddin Abdi–Kemas Ismail Azim maju melalui jalur perseorangan. Pasangan H Ardian Faisal-H Apani diusung PDIP dan PAN.
Jumlah mata pilih sebanyak 172.510 orang di 500 TPS, yang tersebar di delapan Kecamatan, dalam 13 Kelurahan dan 100 Desa. Mata pilih di Kecamatan Muaro Sebo Ulu 20.407 pemilih, Kecamatan Mersam, 19.266 pemilih, Kecamatan Batin XXIV 19.094 pemilih, Kecamatan Muara Tembesi 19.399 pemilih, Kecamatan Muara Bulian 38.496 pemilih, Kecamatan Bajubang, 25.103 pemilih, Kecamatan Muaro Sebo Ilir 9.334 pemilih, dan Kecamatan Pemayung dengan ibu kota Jambatan Mas, jumlah mata pilihnya ada 21.411.(adv)

Perajin dan PKK Jambi Raih Pangan Award

MEDIA JAMBI – Kehadiran TP PKK Provinsi Jambi, bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi memboyong sejumlah Usaha Kecil menengah (UKM) ke Pameran Trade Expo Indonesia ke- 25 Tahun di International Expo Kemayoran Jakarta, 13 sampai 17 Oktober 2010 tidak sia-sia. Tim PKK binaan Ketua PKK Provinsi Jambi, Hj Yusniana Hasan Basri ini bahkan meraih juara umum kuliner.

Pada ajang itu, PKK Provinsi Jambi diwakili PKK Kabupaten Merangin dengan kuliner yang ditampilkan, Gulai Ketiung, Gulai Lemang Ikan Semah, Gulai Ibat Ikan Baung, Lalap Jantung, Buah Kedendeng, Sambal Kuini, dan Minuman Kopi Kahwo (berasal dari daun kopi yang dikeringkan). Tim ini mendapatkan piagam dan uang tunai sebesar Rp7.500.000,-
Sedangkan perajin dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Baru Triwarni dari Kabupaten Muaro Jambi, dengan produk Abon Ikan Patin meraih UKM Pangan Award. UKM ini mendapatkan piagam dan uang tunai melalui tabungan sebesar Rp 5.000.000,-
Ada empat kegiatan yang diikuti tim Jambi yakni, Partisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-25, Pameran Pangan Nusa ke-5 dengan Tema “Rasa Bahari Nusantara,” dan UKM Award serta Lomba Masak Makanan Khas Daerah Tahun 2010.
Pemprov Jambi sengaja ikut kegiatan ini untuk mempromosikan produk makanan dan minumam (produk jadi dalam kemasan) yang dihasilkan UKM dari Provinsi Jambi. Peserta pameran berasal dari pihak pemerintah dan BUMN serta swasta.
Jambi mengirimkan produk Perajin Abon Ikan Patin, TP PKK Provinsi Jambi diwakili Kabupaten Merangin serta produk UKM yang kiranya mampu untuk diekspor (Kopi Ayam Ras, Roti Kacang Jambi Jaya, Dodol Nenas, Dodol Pisang, Tas Kulit, dan Batik Jambi).
Pada stan pameran, UKM menjual sendiri produk hasil olahannya, dengan harapan dapat mempromosikan secara langsung proses produksi dan menerima langsung transaksi dagang. Produk yang banyak terjual adalah Kopi Bubuk A3, Kopi Ayam Ras, Kopi Koluweh, dan produk Olahan Ikan seperti Abon Ikan dan Kerupuk Ikan. Penjualan produk olahan ikan rata-rata mendapatkan hasil Rp 7.500.000,- dan produk pangan lainnya berkisar Rp 5.000.000,-.
Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj Yusniana Hasan Basri merasa bangga dengan keberhasilan itu. Dirinya terus memotivasi dan memberikan support kepada semua peserta dari Provinsi Jambi untuk melakukan karya-karya keatif, termasuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Apalagi kegiatan ini bernilai positif bagi tim Jambi. Selain membuka wawasan UKM untuk lebih maju dan kreatif, juga dapat berkomunikasi dengan pembeli dari luar daerah Jambi. UKM KWT Tunas Baru, bahkan dapat memasarkan produk olahan Ikan Patin (abon dan kerupuk) dengan pembeli dari swalayan di Kota Tangerang dan mendapat bantuan pemasaran untuk dipromosikan Kementerian Perdagangan RI.(adv)

Juara Harapan 1 Lomba Cipta Menu 3B

MEDIA JAMBI- Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi yang diwakili oleh TP PKK Kabupaten Batanghari, berhasil meraih juara Harapan I Lomba Cipta Menu 3B (Beragam, Bergizi dan Berimbang) pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-XXX di Lombok Tengah NTB, 19 s/d 22 Oktober lalu.
Puncak peringatan HPS dimeriahkan seminar, pameran dan bazar serta acara puncak berupa pengabdian pada masyarakat, perlombaan, gelar teknologi, dokumentasi, publikasi dan penyiaran serta diplomatik tour. Acara ini juga dirangkaikan dengan pembukaan pameran dan bazar, penyerahan bantuan simbolik bantuan sosial, penyerahan proceeding hasil seminar serta meninjau pameran hasil lomba cipta menu 3B (Beragam, Bergizi dan Berimbang) yang diikuti oleh sebanyak 33 provinsi yang ada di Indonesia.
Asisten II Setda Provinsi Jambi H Havis Husaini yang mewakili Gubernur Jambi saat meninjau stand Provinsi Jambi mengatakan, dari segi ketahanan pangan Badan Koordinasi Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi telah memberikan bermacam-macam langkah strategis. Diantaranya, sosialisasi mempercepat proses penganekaragaman makanan. Sehingga diharapkan nantinya masyarakat Jambi mengurangi menggunakan beras sebagai makanan pokoknya. Memberikan pembinaan terhadap gapoktan (gabugan kelompok tani) se-Provinsi Jambi agar stabilitas ketersedian bahan pangan distribusi dan lain sebaganya tetap terjaga.
(adv)