Rabu, 29 September 2010

Tinjau pameran TTG


GUBERNUR Jambi, Drs H Hasan Basri Agus didampingi Menteri Perekonomian Hattarajasa saat meninjau pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) di Yogyakarta, Rabu (22/9) lalu. f/humas

Gubernur Ajak Swasta Membangun Jambi

MEDIAJAMBI—Gubernur Jambi Drs H Hasan Basri Agus, MM mengajak swasta turut membangun Jambi. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan para pengusaha warga Jambi keturunan Tionghoa di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jum’at malam (24/09).
Pada kesempatan ini Gubernur mengajak para pengusaha mendukung program-program Gubernur lima tahun kedepan yang tertuang dalam visi Provinsi Jambi tahun 2011-2015, yakni “Jambi EMAS” (ekonomi maju, Aman, Adil dan Sejahtera), dengan lima prioritas pembangunan, yang terdiri dari ; 1. Peningkatan Infrastruktur Wilayah dan Energi, 2. Pendidikan dan Kesehatan serta Sosial Budaya, 3. Pengembangan Ekonomi Rakyat, Investasi dan Kepariwisataan, 4. Ketahanan Pangan dan Sumber daya Alam serta Lingkungan Hidup dan 5. Penataan Tata Pemerintahan yang baik.
Dalam program peningkatan infrastruktur khususnya jalan, terjadi penambahan hampir 30 persen anggaran untuk pembangunan jalan. “Ekonomi tidak akan berkembang, tidak akan dapat meningkat tanpa didukung infrastruktur,” ujar HBA.
Untuk energy listrik, pada tahun 2011 dilakukan penambahan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara di beberapa daerah. Salah satunya di desa Samaran, Kabupaten Sarolangun yang akan diresmikan bulan mendatang. Di Kabupaten Bungo dengan kapasitas 2 X 150 MW. Di Kabupaten Sarolangun dengan kapasitas 2 X 7 MW, di Kabupaten Muaro Jambi, dan diharapkan ini juga dapat dibangun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Sehingga apa menjadi cita-cita Gubernur, tahun 2015 Jambi akan swasembada listrik, mudah-mudahan akan menjadi kenyataan, mengingat Jambi memiliki demikian banyak sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik yang selama ini selalu menjadi permasalahan, seperti tersedianya tenaga air yang demikian banyak, batu bara, gas dan Geothermal (energy panas bumi), hanya saja kesemuanya belum termanfaatkan secara maksimal. Dukungan swasta sangat diharapkan gubernur. Diantaranya agar pengusa ikut memperhatikan masyarakat di lingkungannya.
Roni Atan, pengusaha Jambi mengatakan, kedatangan mereka sebagai ucapan rasa sukur atas terselenggaranya Pemilukada Jambi dengan baik, lancar dan aman, karena tanpa keamanan semua yang akan dilaksanakan tidak mungkin dapat terwujud. Disamping juga tentunya sarana pendukung lainnya seperti infrastruktur jalan yang baik dan ketersediaanya sumber energy listrik. Dia berharap, pembangunan yang dicanangkan Gubernur dapat terselenggara dengan baik dan lancar.(mas)

Gubernur : Tingkatkan Kreasi TTG Jambi

GELAR Teknologi Tepat Guna Nasional XII Tahun 2010 kembali diselenggarakan. Kali ini diikuti sekitar 386 stan peserta perwakilan seluruh provinsi di Indonesia yang dipusatkan di Gedung Jogya Expo Center, Yogyakarta. Untuk menampilkan kreasi dan inovasi teknologi dan produk-produk terbaru yang berguna bagi masyarakat.
TTG Nasional XII tahun 2010 dimaksudkan sebagai langkah strategis dalam penyebarluasan informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai forum untuk menggali gagasan pemikiran dalam rangka menyusun kebijakan penerapan dan pengembangan TTG. Ini dilakukan dalam upaya pemberdayaan masyarakat dimasa mendatang.
Kepada wartawan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus mengatakan bahwa sarana TTG ini merupakan penampilan masing-masing daerah mengenai teknologi yang akan diterapkan didaerahnya, disamping itu juga merupakan penemuan teknologi baru dari daerah yang bersangkutan.
Untuk jambi berbagai teknologi tepat guna yang ditampilkan berupa lemari pengering baju bertenaga sinar matahari, dan alat pendeteksi gempa yang dirancang oleh Dede Martino dan Yulma Erita dari Kota Jambi, pompa air tanpa minyak yang dirancang oleh Matriman (PPL WKPP Desa Butang Baru Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun), mesin penggiling kelapa sawit rancangan M Arsyad (Kabupaten Tanjung Jabung Barat), pupuk organic cair “telur keong mas” yang ditemukan oleh Kelompok Tani Payo Dadap Ds Senaning Kec Pemayung Kabupaten Batanghari.
Hal-hal seperti inilah yang diharapkan oleh pemerintah pusat, masing-masing daerah berkreasi dan berinovasi untuk menemukan teknologi tepat guna baru yang sesuai dengan daerahnya. “Apabila TTG yang dipamerkan ini dapat digunakan secara nasional tentunya ini yang sangat kita harapkan, “ jelas HBA. (mas)

Gubernur Ajak Swasta Membangun Jambi

MEDIAJAMBI—Gubernur Jambi Drs H Hasan Basri Agus, MM mengajak swasta turut membangun Jambi. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan para pengusaha warga Jambi keturunan Tionghoa di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jum’at malam (24/09).
Pada kesempatan ini Gubernur mengajak para pengusaha mendukung program-program Gubernur lima tahun kedepan yang tertuang dalam visi Provinsi Jambi tahun 2011-2015, yakni “Jambi EMAS” (ekonomi maju, Aman, Adil dan Sejahtera), dengan lima prioritas pembangunan, yang terdiri dari ; 1. Peningkatan Infrastruktur Wilayah dan Energi, 2. Pendidikan dan Kesehatan serta Sosial Budaya, 3. Pengembangan Ekonomi Rakyat, Investasi dan Kepariwisataan, 4. Ketahanan Pangan dan Sumber daya Alam serta Lingkungan Hidup dan 5. Penataan Tata Pemerintahan yang baik.
Dalam program peningkatan infrastruktur khususnya jalan, terjadi penambahan hampir 30 persen anggaran untuk pembangunan jalan. “Ekonomi tidak akan berkembang, tidak akan dapat meningkat tanpa didukung infrastruktur,” ujar HBA.
Untuk energy listrik, pada tahun 2011 dilakukan penambahan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara di beberapa daerah. Salah satunya di desa Samaran, Kabupaten Sarolangun yang akan diresmikan bulan mendatang. Di Kabupaten Bungo dengan kapasitas 2 X 150 MW. Di Kabupaten Sarolangun dengan kapasitas 2 X 7 MW, di Kabupaten Muaro Jambi, dan diharapkan ini juga dapat dibangun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Sehingga apa menjadi cita-cita Gubernur, tahun 2015 Jambi akan swasembada listrik, mudah-mudahan akan menjadi kenyataan, mengingat Jambi memiliki demikian banyak sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik yang selama ini selalu menjadi permasalahan, seperti tersedianya tenaga air yang demikian banyak, batu bara, gas dan Geothermal (energy panas bumi), hanya saja kesemuanya belum termanfaatkan secara maksimal. Dukungan swasta sangat diharapkan gubernur. Diantaranya agar pengusa ikut memperhatikan masyarakat di lingkungannya.
Roni Atan, pengusaha Jambi mengatakan, kedatangan mereka sebagai ucapan rasa sukur atas terselenggaranya Pemilukada Jambi dengan baik, lancar dan aman, karena tanpa keamanan semua yang akan dilaksanakan tidak mungkin dapat terwujud. Disamping juga tentunya sarana pendukung lainnya seperti infrastruktur jalan yang baik dan ketersediaanya sumber energy listrik. Dia berharap, pembangunan yang dicanangkan Gubernur dapat terselenggara dengan baik dan lancar.(mas)

Asrama Mahasiswa Butuh Renovasi

MEDIAJAMBI—Kondisi asrama mahasiswa Jambi yang kian memprihatinkan mendapat perhatian khusus Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus. Dalam inspeksi mendadak yang dilakukannya, dia minta agar segera dilakukan renovasi bangunan untuk memberi kenyamanan pada mahasiswa asal Jambi yang belajar di Yogyakarta.
Saat Sidak dikatakan Gubernur, belum ada titik temu kesepakatan terkait renovasi kamar mahasiswa. Yang memang terlihat terlalu kecil, hanya bisa diisi oleh satu orang saja. Hal ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
Untuk itu, kedepan dianggarkan dana Rp 400 juta untuk renovasi kembali. “Kita akan duduk satu meja dengan adik-adik mahasiswa dan tokoh masyarakat di Yogya untuk membicarakan konsep dan system renovasi yang sesuai dengan bentuk-bentuk yang diinginkan mahasiswa,” ujarnya.
Gubernur minta kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Biro Umum untuk melakukan renovasi kembali asrama mahasiswa sehingga sesuai dengan harapan mahasiswa. Kalau dilihat dari kondisi saat ini memang tidak baik, oleh sebab itu harus segera dilakukan perbaikan. “Oleh karena itu yang sudah biarlah berlalu, kedepan mari kita perbaiki dengan dana yang telah kita sediakan pada TA 2011,” jelas HBA.
Disinggung mengenai banyaknya mahasiswa yang enggan untuk tinggal di asrama yang disediakan pemerintah tersebut, beliau tidak mempersalah hal itu. “Mengenai banyak mahasiswa yang tinggal diluar itu tidak masalah, berarti orang tua mereka mampu. Asrama inikan untuk yang tidak mampu. Harapan kita, begitu orang datang dari Jambi dan tidak punya keluarga disini, bisa tinggal di asrama,” kata HBA.
Setelah direnovasi nantinya beliau berharap agar mahasiswa yang tinggal di asrama ini dengan tempo waktu dua tahun. “Harapan kita dua tahun pindah, jangan beranak pinak tinggal di asrama. Mungkin penempatannya nanti dengan SK Gubernur agar lebih teratur. Dan mahasiswa yang tinggal disini tidak dikenakan biaya, hanya bayar uang listrik dan air saja,” tambahnya.
Saat meninjau lokasi asrama mahasiswa tersebut gubernur Jambi didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi M Taufik RH, SE. Pada beberapa bagian, kondisi asrama sangat memprihatinkan. Rumah yang dibeli sekitar tahun 1959 silam dan kemudian dijadikan asrama mahasiswa ini kondisinya sangat berantakan, perlengkapan didalam kamar asrama juga tidak tampak lagi, seperti kasur, lemari pakaian, dan lain-lain. Asrama mahasiswa yang mempunyai sekitar 30 buah kamar ini dalam kondisi berantakan dan tanpa penghuni. Pintu masuknya sudah terlepas akibat kusennya keropos, beberapa buah jendela dan pintu lainnya juga demikian, ruangan kumuh dan ranjang berantakan serta plafon/dek banyak yang rusak.
Menurut pengurus asrama, Heri, asrama tidak pernah dihuni sejak renovasi setelah gempa tahun 2007 lalu. Ukuran kamarnya juga kecil, dulu ukuran kamarnya 3x4 meter dan bisa ditempati 3 orang, sedangkan sekarang hanya berukuran 2x2 meter. Saat ditanyakan apakah mahasiswa yang menempati tempat tersebut dikenakan biaya, “Dikenakan biaya Rp 30 ribu per bulan untuk bayar listrik, dan air, iyuran kebersihan, dll,” sebut Heri.(mas)