Senin, 08 November 2010

Potensi Nuklir untuk Energi Listrik di Jambi

MEDIA JAMBI—Berkembangnya pemanfaatan energi nuklir membuka peluang baru di banyak sektor. Dari 13 ribu izin yang dikeluarkan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), sekitar 200 izin berada di Jambi. Baik di bidang kesehatan, industri dan penelitian.
Usai pembukaan sosialisasi pengawasan tenaga nuklir antara Bapeten dan Provinsi Jambi, Rabu (3/10) lalu, Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus mengajak semua pihak melakukan pengawasan menyeluruh terhadap pemanfaatannya.
“Selain memberikan hasil yang lebih baik, nuklir tentunya dapat menimbulkan bahaya jika faktor keselamatan diabaikan,” ujar Gubernur. Berdasarkan data BAPETEN, Pemanfaatan perijinan yang menggunakan teknologi nuklir berjumlah 34 jenis di bidang kesehatan dan 166 jenis perijinan di bidang industri. Gubernur menambahkan, tidak menutup kemungkinan di Provinsi Jambi memanfaatkan teknologi ini untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
“Tidak tertutup kemungkinan di Provinsi ini akan membangun PLTN karena potensi tersebut ada. Pihak Bapeten mengatakan hal ini memungkinkan tetapi harus berada di lokasi dekat air karena membutuhkan banyak air. Untuk itu saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti acara ini dengan seksama dalam rangka kaitannya dengan permasalahan pengawasan dan pemanfaatan serta dampak radiasinya. Pemerintah daerah juga akan bekerjasama dengan Bapeten jika terjadi hal-hal yang terjadi berkaitan dengan hal ini dan tentunya Bapeten memiliki standar tersendiri dalam menangani permasalahan pengawasannya dan pengolahannya,” jelasnya
Kepala BAPETEN Dr Asnatio Lasman mengatakan pemanfaatan nuklir di Indonesia dimaksudkan semata-mata untuk tujuan damai dan memberikan manfaat untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Pengawasan terhadap pemanfaatan tersebut harus dilakukan seoptimal mungkin demi keselamatan pekerja, masyarakat dan perlindungan terhadap lingkungan hidup. Selain itu, budaya keselamatan (safety culture) dan budaya keamanan (security culture) juga harus dipromosikan, dipelihara dan terus ditingkatkan.(mas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar